"Drs. KARYONO"

Citius, Altius, Fortius

Metode Penelitian

III. METODE PENELITIAN DAN ANALISIS

1.      Metode Penelitian

Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Aplikasi metode kualitatif untuk mengetahui upaya peningkatan nilai ujian nasional melalui pemberdayaan guru dan siswa di SMA N 1 Mojotengah. Penelitian ini untuk mengungkap upaya pemberdayaan siswa dan guru di SMA N 1 Mojotengah dalam meningkatkan perolahan hasil ujian nasional.

2.      Sasaran Penelitian

Sasaran penelitian meliputi siswa dan guru  SMA N 1 Mojotengah.

3.      Lokasi Penelitian

Penelitian dilaksanakan di SMA N 1 Mojotengah.

4.      Teknik Pengumpulan Data

a.   Wawancara mendalam (indepth interview)

Merupakan teknik pengumpulan data dengan melakukan tanya jawab lisan secara langsung dan mendalam dengan sasaran/ obyek penelitian untuk mendapatkan data-data dan keterangan yang berkaitan dengan topik penelitian. Pertanyaan yang diajukan kepada obyek penelitian dipandu dengan interview guide dan pertanyaan tersebut bisa berkembang sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan dan kedalaman data yang ingin diperoleh.

b.   Observasi

Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan jalan mengamati terhadap fenomena-fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Melalui teknik ini diharapkan akan mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan menyeluruh menge­nai obyek yang diamati.  Observasi dilakukan untuk mengamati  kegiatan pemberdayaan siswa dan guru di kelas dalam kegiatan pembelajaran.

c.   Dokumentasi

Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menelaah dokumen, arsip, maupun referensi yang mempunyai relevansi dengan tema penelitian, seperti RPP, dokumentasi nilai siswa dan data lain yang relevan dengan penelitian ini.

  1. 5. Jenis Data
  2. Data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari informan penelitian. Data primer dalam penelitian ini berupa hasil wawancara dengan kepala  guru dan siswa dalam rangka meningkatkan nilai ujian nasional.
  3. Data sekunder, yaitu data yang didapat dari telaah terhadap dokumen-dokumen terkait serta hasil observasi. Data sekunder dalam penelitian ini berupa dokumentasi rencana kegiatan sekolah dalam rangka meningkatkan prestasi belajar siswa serta pencapaian hasil belajar siswa.
    1. Pemberdayaan guru

6.      Fokus Kajian

Kompetensi profesional

  1. Pemberdayaan siswa

1)     Fisik

2)     Psikologis

7.      Teknik Pengambilan Sampel

Dalam penelitian kualitatif sampling ditujukan untuk menjaring sebanyak mungkin informasi dari berbagai sumber untuk merinci kekhususan yang ada ke dalam ramuan konteks yang unik. Oleh karena itu dalam memilih dan menentukan informan, peneliti mengacu pada teknik “purposive sampling”, di mana peneliti memilih informan yang dianggap tahu (key informant) dan dapat dipercaya untuk menjadi sumber data yang mantap dan mengetahui masalahnya secara mendalam (Sutopo, 1988:22). Informan dalam penelitian ini adalah  guru mata pelajaran yang diuji nasionalkan dan siswa.

B. Metode Analisis

1.      Teknik Analisa Data

Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif (Interactive Model of Analysis). Menurut Miles dan Huberman (1992:16) dalam model ini tiga komponen analisis, yaitu reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan, dilakukan dengan bentuk interaktif dengan proses pengumpulan data (data collecting) sebagai suatu siklus. Ketiga kegiatan dalam analisis model interaktif dapat dijelaskan sebagai berikut :

1)      Reduksi data (data reduction)

Diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyerderhanaan data “kasar” yang muncul dalam catatan-catatan tertulis di lapangan. Proses ini berlangsung terus menerus selama penelitian. Reduksi data merupakan suatu bentuk analisis yang menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu dan mengorganisasikan data.

2)      Penyajian data (data display)

Diartikan sebagai sekumpulan informasi tersusun yang memberikan kemungkinan adanya penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Dengan penyajian data, peneliti akan dapat memahami apa yang sedang terjadi dan apa yang harus dilakukan berdasarkan pemahaman tentang penyajian data.

3)      Penarikan kesimpulan (conclusion drawing)

Kesimpulan yang diambil akan ditangani secara longgar dan tetap terbuka sehingga kesimpulan yang semula belum jelas, kemudian akan meningkat menjadi lebih rinci dan mengakar dengan kokoh. Kesimpulan ini juga diverifikasi selama penelitian berlangsung dengan maksud-maksud menguji kebenaran, kekokohan dan kecocokannya yang merupakan validitasnya.

Proses analisis model interatif dapat digambarkan dalam bagan berikut ini :

Gambar 1. Skema Model Analisis Interaktif

(Sumber : Miles dan Huberman, 1992:20)

2.      Validitas Data

Dalam penelitian ini validitas atau keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi. Triangulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk kepentingan pengecekan data atau sebagai pembanding terhadap data itu (Moleong, 2004:178).

Triangulatian menurut Patton (dalam Moleong, 2004:178–179) dibagi menjadi 4 (empat), yaitu :

  1. Triangulasi Sumber, yaitu membandingkan dan mengecek balik derajat kepercayaan suatu informasi yang diperoleh melalui waktu dan alat yang berbeda dalam metode kualitatif.  Data yang diperoleh berupa wawancara yang dilakukan lebih dari satu kali dalam periode waktu  tertentu.
  2. Triangulasi Metode, yaitu dengan menggunakan dua strategi; (1) pengecekan terhadap derajat kepercayaan penemuan hasil penelitian dengan beberapa teknik pengumpulan data, (2) pengecekan derajat kepercayaan beberapa sumber data dengan metode yang sama.
  3. Triangulasi Peneliti, yakni dengan memanfaatkan peneliti atau pengamat lainnya untuk keperluan pengecekan kembali derajat kepercayaan. Pengambilan data dilakukan oleh beberapa orang.
  4. Triangulasi Teori, yakni melakukan penelitian tentang topik yang sama dan datanya dianalisa dengan menggunakan beberapa perspektif teori yang berbeda.

Dalam penelitian ini variasi teknik yang digunakan adalah triangulasi model sumber. Hal ini dilakukan karena pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, dokumentasi dan observasi yang dilakukan terhadap  guru dan siswa. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi:

  1. Membandingkan data hasil pengamatan dengan data hasil wawancara.
  2. Membandingkan hasil wawancara dengan isi dokumen yang berlainan.

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: